Mengapa do’a ketika safar adalah salah satu yang mustajab ?
.
Bayangkan ketika kita di pesawat, berada diketinggian ribuan kaki, melihat kebawah tidak ada yg terlihat, ke kiri kanan kita seolah sepi dan hanya sendiri dilangit.
.
Saat itulah ..kepasrahan seutuhnya hanya kepada Allah swt, tempat bergantung, Dia lah yang menggenggam semua takdir, gerak langkah semua kru pesawat ada dalan ijinNya.
.
Karena kondisi sulit/ kondisi keterbatasan dalam safar, hati pun akhirnya pasrah. Saat hati begitu pasrah, itulah saat mudah diijabahinya do’a.
.
Saat kepasrahan hati pada Rabb ‘azza wa jalla, itulah hakekat ‘ubudiyah (penghambaan), penghinaan, dan menundukkan diri pada-Nya.
.
Akhirnya seorang hamba pun mengikhlaskan diri beribadah pada-Nya. Jika kondisi seseorang demikian, maka doa yang ia panjatkan akan makin mudah diijabahi. Semakin lama seseorang bersafar, semakin dekat pula do’a itu dikabulkan.
.
Maka sering-seringlah bersafar, melihat luasnya dan beragamnya ciptaan Allah, hingga kita makin mengerti ..betapa agungnya sang pencipta dan betapa kecilnya bahkan betapa tiadah artinya kita dihadapan Allah swt.
.
Wallahu’alam.

Di langit yg sepi ,antara Kualalumpur-Bangkok

Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *